6 Manfaat Hadiah Berdasarkan Islam Sebagai Peningkat Hubungan

Hadiah Berdasarkan Islam

Jika dilihat berdasarkan istilah syar’i, hadiah mempunyai arti menyerahkan sesuatu pada seseorang semoga sanggup terwujud hubungan yang baik sekaligus mendapatkan pahala dari Allah tanpa ada syarat dan juga permintaan.

Hukum orisinil memberi hadiah dalam Islam ialah mubah atau diperbolehkan. Akan tetapi ada beberapa situasi yang sanggup mengakibatkan acara memperlihatkan hadiah menjadi haram yaitu ketika pemberi mengharapkan imbalan dari yang sudah diberikan dengan imbalan yang bersifat mengakibatkan kemudhorotan menyerupai suap atau sogokan. Sedangkan untuk aturan mendapatkan hadiah sendiri, para ulama masih berselisih meski pendapat terkuatnya ialah kalau mendapatkan hadiah ialah wajib dan tiada hal syar’i yang menciptakan hadiah tersebut harus ditolak. Selain itu, sebetulnya saling memberi hadiah ialah perbuatan yang baik dan dianjurkan dalam Islam serta menjadi salah satu budpekerti dalam kehidupan bermasyarakat dan sanggup memberi banyak kegunaan. Beberapa manfaat hadiah berdasarkan Islam diantaranya akan kami jelaskan berikut ini.

Hadiah Berdasarkan Islam
Hadiah Berdasarkan Islam
    1. Menumbuhkan Rasa Cinta

Tidak hanya pada pasangan, namun memperlihatkan hadiah pada orang lain menyerupai anak, sahabat dan sebagainya sanggup menumbuhkan rasa saling cinta terhadap orang tersebut menyerupai manfaat sedekah. Dalam HR Al Bukhari disebutkan kalau saling menghadiahilah kalian maka pasti akan saling mencintai. Dengan ini, hadiah sanggup dijadikan sarana untuk menjalin silaturahmi antar sesama manusia.

    1. Menghilangkan Kedengkian

Kesenjangan sosial sudah menjadi duduk masalah klasik yang sampai ketika ini masih belum ditemukan jalan keluarnya. Masyarakat yang hidup di kota dan mempunyai kekayaan berlimpah sangat berbanding terbalik dengan masyarakat pedesaan atau pinggiran khususnya kini ini dimana orang kaya akan semakin kaya dan orang miskin akan semakin kesulitan. Inilah yang nantinya sanggup mengakibatkan sifat iri dan juga dengki yang bahkan sanggup menjelma kriminalitas di masyarakat yang mempunyai lemah iman. Hadiah sanggup dijadikan solusi baik untuk mengatasi iri dan juga kedengkian tersebut menyerupai manfaat sedekah makanan. “Saling menghadiahilah kalian sebab sesungguhnya hadiah itu akan mencabut atau menghilangkan kedengkian.” (HR. Ibnu Mandah).

    1. Meningkatkan Empati

Ketika memperlihatkan hadiah pada teman, keluarga atau orang lain, maka biasanya kita berpikir perihal hadiah apa yang paling baik diberikan untuk orang tersebut. Umumnya kita akan berpikir perihal hal apa saja yang ia sukai dan apa yang tidak dari akseptor hadiah. Semakin sering memperlihatkan hadiah dilakukan, maka menciptakan pemberi hadiah akan semakin sensitif dan tenggang rasa pada orang lain menyerupai yang juga terjadi pada manfaat mendoakan orang lain.

    1. Mendekatkan Hubungan

Memberikan hadiah pada orang terdekat, keluarga, anak, orang tua, pasangan dan lain sebagainya sanggup mendekatkan hubungan antara satu dengan yang lainnya. Memberi hadiah atau saling bertukar hadiah sanggup memperlihatkan keintiman yang jauh lebih baik kalau dibandingkan dengan orang lainnya menyerupai manfaat tolong menolong.

    1. Sebagai Bentuk Penghargaan

Ketika orang bau tanah memperlihatkan hadiah pada anak, maka ini sanggup dijadikan sebagai bentuk penghargaan atau apresiasi atas perbuatan atau prestasi yang sudah dilakukan anak. Perlu diketahui kalau jiwa anak yang lembut masih sangat membutuhkan apresiasi atas segala hal baik yang sudah ia lakukan. Untuk itu, hadiah menjadi cara terbaik yang sanggup dilakukan orang bau tanah khususnya ketika anak gres saja melaksanakan sesuatu hal yang sebelumnya tidak sanggup ia lakukan menyerupai merapikan mainan setelah final dan lain sebagainya.

    1. Memberikan Motivasi

Manfaat sikap terpuji yakni memperlihatkan hadiah merupakan motivasi yang baik dilakukan ketika anak gres saja melaksanakan sebuah kebaikan. Hadiah yang sanggup diberikan sendiri tidak harus berbentuk benda atau barang, namun dengan memberi pelukan, ciuman dan juga kebanggaan sudah cukup baik untuk menciptakan anak besar hati dan semakin terdorong untuk melaksanakan lebih banyak kebaikan.

Manfaat hadiah berdasarkan Islam merupakan hal yang baik dilakukan dan juga tidak dihentikan dalam Islam bahkan sanggup membuahkan pahala untuk pemberi hadiah tersebut. Untuk itu, sebaiknya memperlihatkan atau saling bertukar hadiah sering dilakukan namun hanya untuk tujuan yang baik dan tidak mengharapkan imbalan.

 

About the Author: Strela

You might like